Kamis, 30 April 2015

Tugas Makalah : CSR Perusahaan



BAB I
PENDAHULUAN

 I.1. Latar Belakang
 PT.The One Education adalah sebuah perusahaan yang bergerak  dibidang penerbitan dan percetakan.yang mana tujuan dari perusahaan kami adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara menerbitkan buku sebagai bahan referensi seperti ada kata pepatah mengatakan “buka adalah jendela dunia”. berdasarkan hal ini perusahaan kami menerbitkan buku yang bisa digunakan untuk berbagai kalangan, seperti tingkat pra sekolah(TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah baik pertama maupun atas (SMP &SMA ) dan juga perguruan tinggi dan kalangan profesional. Besar harapan perusahaan kami kedepanya segmentasi pasar  tidak hanya didalam negeri bahkan sampai keluar negeri.  
Adapun VISI dan MISI perusahaan kami adalah :
 VISI
 Menjadi mitra utama bagi semua pihak yang berkepentingan dalam memajukan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia  agar mampu bersaing dengan bangsa-bangsa maju didunia khususnya dalam penguasaan ilmu pengetahuan, melalui kepemimpinan kami disetiap segmen pasar dimana kami bersaing .

 MISI
·         Mampu membuka wawasan yang luas bagi pembaca
·         Menjadi bahan referensi
·         Menciptakan produk yang up-date  dan sesuai dengan perkembangan zaman
·         Memberikan layanan yang baik pada pelanggan

 I.2. Analisis Situasi
Perubahan situasi pasar belakangan ini banyak disebabkan oleh adanya perubahan kebutuhan pembeli, teknologi yang semakin berkembang, berubahnya kekuatan sosial ekonomi dan kegiatan persaingan antar produsen. Di era globalisasi saat ini semakin berkurangnya minat membaca masyarakat khususnya dikalangan anak muda dikarenakan oleh beberapa hal misalnya penggunaan gadget yang berlebihan sehingga mengurangi minat membaca, dan banyaknya anggapan orang yang mengatakan anak yang suka mambaca adalah anak yang kurang pergaulan. Dalam hal ini kami mempunyai peran penting  untuk mengajak anak–anak muda untuk ikut berpartisipasi  dalam kegiatan–kegiatan yang akan kami lakukan untuk meningkatkan minat membaca .


BAB II

 II.1. Tantangan
·         Sebagian besar perusahaan belum memahami dengan jelas  tentang CSR .jadi diperlukan nya kesatuan pemahaman akan CSR.
·         CSR bukanlah sekedar biaya tetapi dapat dijadikan  sebagai investasi yang menguntungkan pemangku kepentingan dan perusahaan. serta dalam pemberian CSR perusahaan harus memiliki data dasar dan dasar pengukuran yang tinggi  tentang masyarakat sekitar.
·         Dana yang telah dianggarkan oleh perusahaan  untuk CSR disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab yang malah digunakan menjadi kepentingan pribadi.
·         Keterbatasan pengetahuan masyarakat akan CSR, sehingga CSR yang diberikan perusahaan tidak dimanfaatkan secara baik mengakibatkan  sasaran perusahaan akan CSR terhadap masyarakat tidak tercapai contoh : persepsi masyarakat yang hanya mengangap CSR hanya sekedar sumbangan.
·         Beberapa media mengatakan bahwa CSR memberikan dampak negatif ke masyarakat, karena media belum ada pemahaman yang baik akan CSR.


 II.2. Peluang
a.       Peluang untuk perusahaan
·         Meningkatkan nama baik perusahaan di kalangan masyarakat
·         Sebagai tempat mempromosikan buku-buku yang diterbitkan Perusahaan kepada khalayak
·         Memperluas jaringan untuk koneksi Perusahaan
·         Menarik simpati  dan dukungan dari masyarakat
·         Menjalin kerja sama dengan pemerintah setempat
·         Perusahaan lebih mudah memperoleh akses  terhadap kapital.
·         Perusahaan dapat mempertahankan sumber daya yang berkualitas
b.      Peluang untuk masyarakat
·         Mengetahui lebih detail terhadap budaya lokal
·         Menambah wawasan terhadap keberanekaragaman budaya
·         Membantu kesulitan masyarakat khususnya yang terkena  bencana yang ada di kawasan Sumatera Utara .

BAB III

 3.1.Identifikasi awal
 PT The One Education memberikan CSR  dalam bidang sosial budaya antara lain:
·         Menjadi salah satu sponsor dalam event yang selalu diperingati tiap tahunnya di Medan yaitu Pekan raya Sumatera Utara (PRSU)  yang mana desain acaranya di lakukan di PRSU memperkenalkan budaya  yang ada di  wilayah Sumatera Utara.
·         Mengadakan perlombaan fashion show yang bertemakan tentang pakaian khas dan tarian tradisional yang ada di wilayah Sumatera  Utara .
·         Membuat bazar buku yang bertema Kebudayaan
·         Memberikan bantuan bencana alam seperti : gempa, banjir, gunung meletus
·         Memberikan bantuan berupa materil kepada beberapa panti asuhan dua kali setahun.
 Melalui CSR yang perusahaan kami berikan dapat memberikan dampak positif bagi perusahaan dan masyarakat. Sehingga perusahaan mendapatkan feedback dari masyarakat dan di lain kesempatan CSR yang diberikan dapat lebih maksimal.


3.2 Public Utama
            Publik utama CSR perusahaan yang kami tuju dalam bidang budaya ialah semua kalangan masyarakat. Karena budaya tidak mengenal usia, jenis kelamin, ras, dan status.
            Sedangkan publik utama CSR Perusahaan yang kami tuju dalam bidang sosial ialah masyarakat tertentu yang terkena bencana yang perlu di bantu.
3.3 Tema dan Slogan Usaha
Tema CSR Perusahaan
“Peduli dan Berbagi Terhadap Lingkungan Sekitar”
Slogan CSR Perusahaan
“Indahnya Dalam Berbagi”

3.4 Perangkat CSR Perusahaan
            Perangkat CSR perusahan kami dalam bidang budaya adalah :

  • Ketua CSR Perusahaan adalah Jasinto Purba.
  • Wakil ketua adalah Nanda Ria Elisabet Saragih. 
  • Sekretaris adalah Novita Sari Situmorang.
  •  Bendahara adalah Krisna Devianti Barus.
  •  Seksi acara adalah Irma Friska Sihombing


Adapun CSR perusahaan kami dalam bidang sosial adalah :

  • Ketua CSR adalah Irma Friska Sihombing 
  •  Wakil ketua CSR adalah Krisna Devianti Barus
  • Sekretaris CSR adalah Nanda Ria Elisabeth Saragih
  • Bendahara CSR adalah Novita Sari Situmorang


3.5  Jadwal Kegiatan
1.     Di PRSU acara yang kami sponsori akan diadakan pada tanggal 20 Maret sampai 20 April 2016.
2.      Kegiatan perlombaan fashion show akan diadakan pada tanggal 1-3 April 2016.
3.      Kegiatan bakti sosial terhadap masyarakat yang terkena bencana akan disesuaikan dengan kondisi masyarakat sekitar.
4.      Kegiatan bakti sosial ke beberapa panti asuha akan diadakan dua kali dalam setahun.
3.6  Anggaran
Anggaran CSR untuk kegiatan budaya sebesar 30 juta rupiah yang digunakan untuk mensponsori PRSU dan mengadakan fashion show serta  memberikan hadiah kepada pemenang perlombaan fashion show yang diadakan di PRSU. Adapun biaya yang dikeluarkan untuk mensponsori sebesar 20 juta dan biaya untuk mengadakan fashion show sebesar 10 juta rupiah.
Anggaran CSR untuk kegiatan Sosial sebesar 30 juta rupiah yang digunakan untuk membantu orang yang terkena bencana dan memberikan bantuan kepada panti asuhan. Adapun biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan bakti sosial berupa membantu orang yang terkena bencana sebesar 20 juta rupiah dan biaya kegiatan untuk bakti sosial ke panti asuha sebesar 10 juta rupiah.
Demikian anggaran CSR dari perusahaan kami. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat bagi semua orang. Dan apa yang kami keluarkan untuk anggaran CSR ini sebanding dengan profit yang kami dapatkan karena sudah memberikan tanggung jawab sosial yang efektif dan efisien kepada masyarakat.

3.7  Evaluasi
Evaluasi CSR perusahaan kami dalam bidang Sosial dan Budaya adalah

  • CSR yang diberikan Perusahaan dapat tepat sasaran dan dapat meringankan beban masyarakat tersebut. 
  •  kurangnya antusiasme dari masyarakat dalam mengikuti perlombaan fashion di PRSU tersebut. 
  •  Kurangnya minat masyarakat untuk mengetahui budaya yang ada di sekitarnya,
  • pemahaman masyarakat akan budaya perlu digalih kembali untuk menambah wawasan dalam bidang budaya.
  • masyarakat mengharapkan adanya tambahan dana.








Senin, 27 April 2015

makalah kepemimpinan : "Gaya kepemimpinan Martha Tilaar dalam memimpin Martha Tilaar Group"



BAB 1
PENDAHULUAN

1.1. LATARBELAKANG
MARTATILAAR GROUP merupakan perusahaan terkemuka di Indonesia . Terbukti dengan kemampuannya untuk tetap eksis selama 41 tahun memenuhi permintaan wanita Indonesia akan kebutuhan produk kecantikan yang inovatif. Marta Tilaar Group yang dahulunya hanya salon kecantikan biasa sekarang sudah menjadi perusahaan nasional terkenal dengan rata-rata omset pertahun mencapai Rp 600 miliar. Kesuksesan bisnis Marta Tilaar Group ini tidak lepas peran pemimpin yang memainkan peran kritis dalam membantu organisasi mencapai tujuan yang diharapkan. Selain itu, pemimpin juga merupakan ujung tombak dari organisasi yang pada gilirannya memiliki otoritas paling tinggi untuk mengambil keputusan dalam organisasi.
            Marta Tilaar pertama kali membangun usahanya dari garasi rumah ayahnya dari sebuah salon kecantikan sederhana, berkembang menjadi MARTA TILAAR GROUP (MPG), sebuah grup usaha industri jamu dan kosmetik dengan produk merek dagang sari ayu marta tilaar. Grup usaha ini memayungi 11 anak perusahaan dan mempekerjakan sekitar 6.000 karyawan.
            Perjalanan bisnis Marta Tilaar tidaklah selamanya mulus. Ia pernah mengalami jatuh bangun atau pasang surut usaha. Walau bergemilang sukses dan tersohor nama di negara asing,Marta Tilaar justru pernah merasakan sebuah kepahitan tanah air .itu terjadi tak kala ia hendak menyewa dan membuka gerai jamu dan kosmetik dibeberapa mall dan plaza termuka di Jakarta ,persis dipusat perkantoran dan rumah tinggal kalangan berduit .ia ditolak menyewa tempat karena dianggap tidak ada image .respon atas penolakan itu Marta Tilaar segera mendirikan Puri Ayu Marta Tilaar,sejak Mei 1995 sebagai gerai Jamu dan Kosmetika Sari Ayu sekaligus berfungsi sebagai pusat pelayanan kosmetik.gerai dan pusat konsumen ini berada dalam bendera usaha  PT Marta Beauty Galery .gerai Puri Ayu Marta Tilaar pertama kali berdiri di Graha Irama di kawasan Elite Kuningan Jakarta Selatan,memasuki kota –kota besar lain diIndonesia.
            Marta Tilaar mempunyai komitmen tinggi membangun industri kosmetik. ia adalah Investor besar dibidang Riset  dan pengembangan .ia mau mengirim staf ahli farmasinya belajar keluar negeri atau mengikuti berbagai pameran diluar negeri. berdasarkan komitmen kuat itu Marta ingin menunjukkan kepada bangsa-bangsa di dunia bahwa Indonesia bisa unjuk diri dan tidaklah ketinggalan dibidang kosmetik dan tata rias .Marta Tilaar berlahan –lahan berhasil menggurangi ketergantungan kandungan bahan baku impor ,berganti dengan bahan baku lokal di setiap produknya .hasil lain lagi ,yang lebih mencegangkan pada bulan Juli 2002 Sekjen PBB Hovi Anan mengundang Marta Tilaar dalam Forum Global Compect di New york AS,mengangkat ulang komitmennya yang tinggi terhadap produk lokal dalam nada berbeda Marta sangat menyayangkan betapa produk-produk lokal yang selama ini diklaim sebagai warisan budaya seperti makanan masakan padang ,atau songket kain dari Palembang itu ternyata sudah didaftar patenkan oleh tetangga negeri serumpun Malaysia .ia pun kwatir akan Jamu ,yang dari zaman kapanpun kita merasa itu milik kita keburu dipatenkan oleh pihak asing .
1.2. Rumusan masalah
·         Bagaimana strategi kepemimpinan Marta Tilaar?
·         Bagaimana faktor peran kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja organisasi di Marta Tilaar ?
·         Bagaimana sifat kepemimpinan Marta Tilaar ?
1.3. Tujuan     
·         Untuk mengetahui apa yang  menjadi rahasia sukses dari  usaha Marta Tilaar
·         Untuk   mengetahui  peran kepemimpinan yang dipakai oleh Marta Tilaar
·         Untuk mengetahui strategi-strategi  yang dilakukan oleh Marta Tilaar sehingga usahanya bisa maju  dan terkenal sampai sekarang .

BAB II
PEMBAHASAN

1.             Strategi kepemimpinan Marths Tilaar
Strategi kepemimpinana martha tilaar yang selalu diterapkan dan diajarkan kepada karyawan kepada karyawannnya adalah pendekatan emotional trend, dimana dirinya membuat traditional color menjadi world color dan fashionable colors. Berdasarkan pendekatan tersebut Martha Tilaar Group berhasil meraih penjualan besar bahkan bisnisnya pernah tumbuh hingga 400%.
   Martha tilaar mempunyai gaya kepemimpinan yang cukup unik, di mana dirinya suka mengumpulkan orang-orang yang lebih pintar untuk berkarya, melalui prinsip My leadership concern is trust , motivation, and give opportunity. Ia memang sadar bahwa dengan mengumpulkan orang-orang terbaik dibidangnya maka akan diperoleh hasil terbaik pula.
Martha tilaar memiliki gaya kepemimpinan inovatif. Seseorang yang memiliki kepemimpinan inovatif hampir tidak cepat puas dengan kinerja yang dicapai perusahaan. Dia ingin selalu terus belajar mencari penemuan-penemuan baru yang unik. Gagasan-gagasan baru yang hampir tak pernah berhenti. Hal ini karena rasa ingin tahiu yang begitu besarnya. Kemampuan berimajinasi sangat dominan dalam menciptakan sesuatu yang baru. Pemimpin model seperti ini menyadari tidak mungkin proses pemenuan inovasi yang baru bisa dilakukan sendiri. Karena dia ingin selalu ingin mendorong para karyawannya untuk berpikir dan mengembangkan tidak mungkin proses penemuan inovasi baru bisa dilakukan sendiri. Karena dia selalu mendorong para karyawan untuk berpikir dan mengembangkan gagasan-gagasan baru yang inovatif. Tidak jarang lalu dibentuk tim inovasi yang anggota-anggotanya terdiri dari karyawan berlatar belakang yang sesuai dengan kompetensinya. Untuk itu dia membuat suatu road map penelitian yang jelas apa yang ingin dicapai berikut langkah-langkah strategis dan target waktunya.

2.             Faktor  kepemimpinan Marta Tilaar
Wanita sebagai pemimpin formal pada mulanya banyak yang meragukan mengingat penampilan yang berbeda dari pemimpin laki-laki, tetapi keraguan ini dapat diatasi  dengan prestasi yang dicapai. Didalam kepemimpinan baik dilakukan oleh wanita maupun laki-laki memiliki tujuan yang sama hanya saja berbedaa dilihat dari segi fisik semata-mata, sebagaimana dikemukakan oleh Kimbal Young bahwa kepemimpinan adalah bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu; berdasarkan akseptasi penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi khusus.
Untuk dapat menjadi seorang pemimpin bagi wanita, tidak mudah terutama sekali adalah kemapuan yang ada dalam dirinya  yang ditunjang oleh latar belakang pendidikan yang ditunjang oleh latar belakang pendidikan yang sesuai dengan bidang yang akan dipegangnya, sehingga untuk menjadi seorang pemimpin yang berhasil terdapat beberapa nilai dasar dalam kepemimpinan, menurut tilaar sebagaiberikut:
·                Intelegensi yang relatif lebih tinggi dari pada yang dipimpin
·                Berpikir positif
·                Kedewasaan sosial dan cakupan jangkauan yang luas
·                Menjadi panutan yang baik
·                Menjadi pendengar yang baik
·                Keterbukaan dalam berkomunikasi
·                Tidak mudah menyerah

3.             Sifat kepemimpinan
Martha tilaar sebagai pendiri MARTA TILAAR GRUP selalu menekankan beberpa hal yang dilakukan agar memperoleh kesuksesan seperti sekarang. Yang pertama kali harus dimiliki adalah jiwa “DJITU”. Djitu disini adalah Jujur, Inovasi tekun dan ulet. Sikap ini yang terus ada dalam diri Martha sehingga membawa kesuksesannya sampai dengan sekarang. Mental DJITU ini yang harus dimiliki oleh semua enterprenuership  agar dapat mencapai kesuksesan ditengah dunia yang semakin banyak tantangan. Sebelum memulai usaha juga harus meneliti lingkungan yang ada yaitu dengan melakukanriset pasar agar yang diperbuat oleh perusahaan dapat menarik pasar.
Konsisten adalah kata yang selalu melekat dalam MARTA TILAAR GRUP. Kata ini diterapkan dalam semua bidang baik konsistensi terhadap produknya, konsistensi terhadap semua unsur manusia dan linfkungan yang terlibat bail langsung maupun tidak langsung kepada MARTA TILAAR GRUP.

BAB 3
PENUTUP

3.1. Kesimpulan
            Untuk menjadi seorang pemimpin  wanita tidaklah mudah, karena harus memiliki kemampuan dalam bidang tersebut dan disesuaikan dengan latar belakang pendidikan dengan bidang yang akan dipegang . menurut Marta Tilaar ada beberapa nilai dasar untuk menjadi seorang pemimpin yang berhasil yaitu : intelegensi yang relatif lebih tinggi  dari pada yang dipimpin,berpikir fositiv, kedewasaan sosial dan cakupan jangkauan yang luas menjadi panutan yang baik ,menjadi pendengar yang baik,keterbukaan dalam komunikasi ,tidak mudah menyerah .
 selain nilai dasar untuk menjadi pemimpin Marta Tilaar juga memberikan strategi kepemimpinan yang dianut oleh Perusahaannya agar memiliki eksisensi dalam bidangnya ,adapun startegi yang ditetapkan dan diajarkan oleh Marta Tilaar adalah pendekatan emotiaonal trend dimana dirinya membuat tradisional colors menjadi world colors dan fasionable colors .dari pendekatan tersebut Marta Tilaar grup berhasil meraih penjualan besar  bahkan bisnisnya pernah tumbuh hingga 400%.selain strategi gaya kepemimpinan yang dimiliki oleh Marta Tilaar,dia  mempunyai prinsip my Leadership concert is trust and give oppurtinity and motivation .marta Tilaar juga menekankan beberapa hal yang dilakukannya agar memperoleh kesuksesan seperti sekarang yaitu : jiwa djitu ialah jujur,inovasi,tekun dan ulet .mental jitu ini harus dimiliki oleh semua enterpreneurship agar dapat mencapai kesuksesan ditengah dunia yang semakin banyak tantangannya .oleh sebab itu untuk memulai suatu usaha harus melakukan penelitian lingkungan yang ada yaitu : dengan melakukan riset pasar agar yang diperbuat oleh perusahaan dapat menarik pasar.


Dengan demikian organisasi yangbaik menitik beratkan pada sumberdaya manusia untuk menjalankan fungsinya dengan optimal ,khusunya saat menghadapi perubahan lingkungan yang terjadi serta peran kepemimpinan dalam suatu organisasi berbeda karena tergantung spesifikasinya 
 
3.2. Saran
·         Dengan pelatihan yang diberikan oleh Marta Tilaar grup pada karwayan diharapkan dapat memberikan feedback yang baik dengan inovasi kepada produk yang lama  dan kreativif yang tinggi dalam menciptakan suatu produk yang baru.
Gaya kepemimpinan yang seharusnya dilakukan bukan tipe patternalistik ,namun demokratis ruang lingkup yang lebih luas pada karyawan.